MARS KARANGTARUNA

3 Komentar

Filed under Mars Karang Taruna

NONTON BARENG CIVITAS ALUMNI DARUL HIKMAH PRASUNG DAN KARANG TARUNA “SURVIVAL”

Tinggalkan komentar

Filed under Dok_foto lain-lain

SARASEHAN PERINGATAN 1 MUHARROM

2 Komentar

Filed under Sie_ Da'wah dan Pembinaan Mental

Diskusi Kepemimpinan

Putaran terakhir” Parade diskusi keakraban” desa dukuh tengah, banjar sari, prasun dang sawohan akhirnya “finish” juga. Bertempat di aula balai desa sawohan nan megah, hari minggu 17 januari 2010 Pagi hari diskusi bertajuk Leadership Diselenggarakan. Kebetulan yang jadi nara sumber rekan Riduwan dari karang taruna desa prasung.

Pasca diskusi berakhir, para “petinggi” karang taruna 4 desa tersebut membentuk panitia kecil guna menyelenggarakan  follow (up for next drill).

Semoga parade diskusi ini bermanfaat bagi segenap warga karang taruna………

Tinggalkan komentar

Filed under Diskusi keakraban 4 Desa

PEMBUANGAN SAMPAH PERUM TAMAN HEDONA

Sebagai upaya pengembangan sayap usaha mandiri, KARTAR DES PRASUNG menjadi kontrktor pembuangan sampah dari perumahan taman hedona prasung. Kontak berjalan efektif per 1 Desember 2009 dan dijalankan oleh team manajemen yang bertanggung jawab pada pleno harian.

Tinggalkan komentar

Filed under Unit Usaha Kartar

HALAL BI HALAL DAN SEMINAR, 11 Oktob6er 2009

Setelah di gelar di desa banjarsari dengan materi keindonesiaan, kali ini desa6 prasung manjadi tuan rumah acara yang mempertemukan karang taruna 4 desa ini. Mumpung masih dalam bulan syawal, acara yang semula di gagas sebagai forum diskusi ansich, di modifikasi menjadi halal bi halal dan seminar dengan mengangka tema “Idul fitri dalam bingkai kebersamaan dan kebangsaan”. Hadir sebagai nara sumber sahabat Alif yang saat ini menjabat sebagai ketua karang taruna kabupaten Sidoarjo dan Bpk Fery Kuswanto, dari majelis pertimbangan karang taruna desa prasung. Acara yang di mulai pada minggu pagi itu seperti biasa dihadiri oleh karang taruna banjarsari, dukuh tengah, sawohan dan tentu saja prasung. Hadir pula para petinggi desa prasung, kepala desa prasung bersama jajaran perangkatnya, bahkan BPD parsung juga hadir. Di sela -sela acara diskusi, tampilah lantunan musik akustik dari teman teman karang tarun desa prasung, demikian pun saat acara berakhir.

10

7

5

9

8

3 Komentar

Filed under Diskusi keakraban 4 Desa

MANAJEMEN ORGANISASI

MANAJEMEN ORGANISASI

Sebuah Pengantar Aplikatif *

Oleh : Feri Kuswanto

Definisi (pengertian singkat)

Organisasi berasal dari kata Organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Atau Organization dalam bahasa Inggris yang berarti Perkumpulan. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip, sehingga dapat disimpulkan bahwa organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki.

Pada prinsipnya setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu :

a. Beberapa orang

b. Kerjasama

c. Tujuan / Cita-cita yang ingin dicapai,


Sedangkan Pengertian Manajemen dari beberapa literature sebagai berikut :

a. Menurut Goerge R. Terry dan Leslie W. Rue dikemukakan bahwa : Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang ke arah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata.

b. Menurut James A F Stoner dalam bukunya Management, diungkapkan bahwa : Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

c. Menurut T. Hani Handoko menyimpulkan bahwa pada dasarnya Manajemen dapat didefinisikan sebagai bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia atau kepegawaian (staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading) dan pengawasan (controlling).


Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota
organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan.

Dengan demikian Manajemen Organisasi dapat diartikan sebagai suatu seni atau tekhnik untuk mengelola, merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan seluruh aktifitas SDM baik secara indifidu maupun kelompok dalam organisasi.

Aktivitas Manajemen Organisasi

Secara khusus Manajemen organisasi mempunyai dua tugas utama yaitu efektivitas dan efisiensi. Agar pencapaian target organisasi dapat maksimal maka aktifitas organisasi dapat dikelolah dengan pendekatan sebagai berikut :

1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana, dan oleh siapa. Gagal dalam merencanakan berarti fungsi manajemen organisasi tidak jalan (stagnan)

2. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian merupakan suatu proses untuk merancang struktur formal, mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan di antara para anggota organisasi, agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien.

Sedangkan fokus pada tahap pengorganosasian setidak-tidaknya :

  • Apa saja tugas yang harus diselesaikan?
  • Apa saja target yang akan dicapai?
  • Siapa yang yang mengerjakannya?
  • Bagaimana tugas-tugas dikelompokkan?
  • Siapa melapor ke siapa?
  • Dimana keputusan harus dibuat?
  • Dll

3. Penlaksanaan (Actuating)

Pelaksanaan adalah realisasi dari segala sesuatu yang telah diputuskan dalam perencanaan yang pelaksanaannya menyesuaikan dengan pembagian tugas (jobdiscription) sesuai dengan bidang masing-masing. Terkecuali dalam keadaan tertentu yang menuntut merjer tugas

4. Pengawasan (Controlling)

Pengawasan adalah suatu usha bersama untuk menjamin bahwa tujuan-tujuan organisasi dapat tercapai secara maksimal sesuai dengan perencanaan.

Pengembangan Organisasi

Dalam menghadapi situasi dan kondisi psikologi anggota yang tidak menentu (fluktuatif) manajemen organisasi dituntut mampu selalu mengikuti proses perubahan yang berlangsung secara proporsional agar dapat berkembang menjadi lebih efektif dan efisien.

Pengembangan organisasi dapat diartikan sebagai aplikasi ilmu pengetahuan dalam usaha jangka panjang untuk meningkatkan kemampuan manajemen organisasi dalam mengghadapi lingkungan eksternal dan meningkatkan pemecahan problematika internal. Jadi tujuan akhir pengembangan organisasi adalah untuk mempertemukan tujuan organisasi, kelompok dalam organisasi dan individu melalui peningkatan efektifitas, adaptasi, intropeksi dan rekontruksi soliditas melalui kepekaan dan partisipasi aktif para anggota organisasi.

Karakteristik pengembangan manajemen organisasi adalah sebagai berikuit :

1. Direncanakan, artinya pengembangan manajemen organisai merupakan perubahan yang terencana bukan perubahan yang sifatnya alami.

2. Problem Oriented,  artinya perubahan manajemen organisasi dilakukan guna memecahkan permaslalah

3. Perubahan Sistematis, artinya perubahan salah satu komponen organisasi harus memperhatikan dan memperhitungkan konsekuensinya bagi komponen yang lain.

4. Berpijak pada peningkatan, artinya tujuan perubahan manajemen organisasi adalah untuk meningkatkan efektifitas, kepekaan dan selalu mendorong partisipasi anggota organisasi.

Konflik dalam Organisasi

Kata konflik sering kali mempunyai konotasi yang tidak baik (negatif) dalam kehidupan berorganisasi. Pada dasarnya konflik dalam organisasi adalah ketidak setujuan antara beberapa orang dalam organisasi yang timbul karena perbedaan pola pikir dan arah pandang (paradigma) tentang sesuatu hal, baik terjadi antar personal maupun antar kelompok.

Perlu disadari bahwa antara konflik dengan persaingan sangat berbeda. Dalam persaingan kedua bela pihak biasanya saling mendahului untuk mencapai satu tujuan yang sama. Tetapi dalam konflik organisasi perbedaan pola pikir dan arah pandang tentang sesuatu hal tidak untuk mencapai satu tujuan yang sama. Dalam keadaan demikian personal organisasi yang mengalami ketidak sama harus bisa menjalin komunikasi dengan menjelaskan duduk persoalannya secara terinci dan mendetail.

Secara umum konflik dalam organisasi dapat dirinci sebagai berikut :

· Konflik antar individu

· Konflik antara individu dengan kelompok

· Konflik antar kelompok dalam organisasi

· Konflik antar organisasi

Penulis adalah Anggota BPD Prasung dan

Anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna

Desa Prasung


1 Komentar

Filed under Karya-karya tulis